Mengenal Ragam Salam Umat Tao

Di indonesia, agama Tao berkembang pesat, ciri khasnya memuja banyak Dewa-Dewi. Umatnya pada umumnya bersembahyang ke kelenteng-kelenteng dan disebut sebagai umat Tao. Dalam tulisan kali ini, akan diperkenalkan beberapa salam yang kerap diucapkan oleh umat Tao.

  1. Ketika dua atau lebih umat Tao berjumpa, mereka akan menggunakan salam berikut ini yang saling berbalas:
    A: “Da jia xue Dao hao (大家学道好), yang memiliki arti, “Semua, belajar (lah) Tao (yang) baik”. Dan akan ditanggapi dengan:
    B: “Xue Dao da jia hao (学道大家好)”, yang memiliki arti, “Belajar Tao semua (menjadi) baik”.

    Salam ini membangun semangat agar sesama umat saling mengingatkan, untuk senantiasa mendalami Tao dengan baik, sehingga masing-masing menjadi manusia yang lebih baik lagi.
  2. Thay Shang bao you (太上保佑), artinya dalam bahasa Indonesia adalah: Thay Shang melindungi.  Ucapan ini biasanya digunakan sebagai doa / salam penutup.
    Catatan: Thay Shang / Thay Shang Lao Cin adalah Maha Dewa yang dipuja oleh umat Tao.
    Sebagai contoh, saat mengucapkan selamat kepada teman yang berulang tahun:
    “Selamat ulang tahun Winny, semoga panjang umur, banyak rejeki, dsb. Thay Shang Bao You.”
  3. Xie Shen’en (谢神恩), secara sederhana artinya adalah, “terima kasih atas berkah (perlindungan, hoki, dan sebagainya) yang dianugerahkan oleh Shen Xian (Dewa/i)”.
    Salam ini biasanya digunakan sebagai penutup doa, sebagai ungkapan syukur kepada Dewa-Dewi.
  4. Gong mu Shen’en (共沐神恩), arti dari salam ini adalah, “Semua diberkahi Shen (Dewa)”.
    Salam ini memiliki makna yang serupa dengan Xie Shen‘en. Digunakan sebagai ungkapan syukur.
  5. Gong de wu liang (功德无量). Dalam Bahasa Indonesia, ucapan ini berarti “Gong de (amal) tak terukur / tak ternilai”.
    Gong de artinya amal kebaikan. Ungkapan ini diucapkan sebagai ungkapan terima kasih atas gong de (amal) yang dilakukan pihak lain. 
  6. Yi lu guang ming (一路光明). Artinya dalam bahasa Indonesia adalah “Sepanjang jalan terang / lancar”.
    Digunakan sebagai ungkapan berduka cita, sekaligus sebagai doa agar perjalanan almarhum ke alam selanjutnya senantiasa lancar/terang.

Keunikan umat Tao di Indonesia, ketika mengucapkan salam di atas, kedua telapak tangan dirapatkan (he zhang 合掌) dan posisinya di depan dada. Postur ini umum digunakan secara lintas agama di Indonesia. Berbeda dengan umat Tao di negara lain yang menggunakan salam dengan membentuk simbol Tai ji (太极).

Berikan komentar

twenty + 10 =