Perilaku Baik Membuahkan Kebaikan

Pada suatu hari hiduplah seorang paman yang selalu memberikan perhatian tulus kepada saudara dan teman-temannya. Dia selalu peduli kepada orang lain, baik yang sudah dikenalnya maupun yang baru ditemuinya. Dia juga senang membagikan informasi yang dianggap baik dan bermanfaat bagi orang lain.

Ketika ada seseorang yang sedang mencari suatu barang dan kebetulan dia mengetahui tempat membelinya, paman ini tidak segan-segan memberikan informasi. Saat ada temannya yang sedang mencari dokter terbaik untuk penyakit tertentu, dia juga dengan senang hati memberikan rekomendasi berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya. Bahkan jika dia tidak mengetahui jawabannya, dia tetap berusaha membantu mencari informasi yang dibutuhkan temannya.

Waktu terus berjalan hingga pada suatu hari paman ini mengalami musibah sakit. Setelah kabar tersebut terdengar oleh sanak saudara dan teman-temannya, banyak orang datang  menjenguknya. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kebaikan yang selama ini dia tanam ternyata tumbuh di hati banyak orang.

Di tempat lain, hiduplah seorang paman yang memiliki sifat berkebalikan. Dia tidak dekat dengan saudara dan teman-temannya. Selain itu, dia juga memiliki sifat egois dan selalu ingin menang sendiri. Dia tidak pernah peduli terhadap kesulitan orang lain. Dia juga tidak pernah datang menjenguk saudara yang sakit, apalagi temannya.

Pada suatu hari, paman ini mengalami musibah dan terjatuh dari ketinggian sehingga harus dirawat di rumah sakit. Kabar mengenai musibah tersebut pun tersebar kepada sanak saudara dan teman-temannya. Namun, ketika berada di rumah sakit, hanya beberapa saudara yang datang menjenguknya. Bahkan hingga dia pulang ke rumah, tidak ada satu pun temannya yang datang menjenguk.

Dari kedua kisah paman tersebut, kita dapat belajar bahwa karma memang benar ada. Setiap perbuatan akan membawa akibatnya. Jika kita memperlakukan orang lain dengan buruk, kita juga akan mendapatkan balasan yang buruk. Sebaliknya, jika kita memperlakukan orang lain dengan tulus dan penuh kepedulian, kebaikan itu akan kembali kepada kita.

Jadi, manakah yang Sahabat Tao pilih? Pilihan sikap kita hari ini akan menentukan bagaimana orang lain memperlakukan kita di kemudian hari. Jangan melakukan sesuatu yang kita sendiri tidak ingin orang lain lakukan kepada kita! Renungkan sejenak dan ubahlah perilaku kita agar menjadi pribadi yang lebih hangat, peduli, dan membawa kebaikan bagi sesama.