Pernahkah Sahabat Tao merasakan hal seperti ini? Kita sudah berusaha membantu orang-orang di sekitar kita, tetapi ada saja pandangan segelintir orang yang merasa itu tidak cocok atau tidak merasakannya sebagai sebuah kebaikan. Mereka malah menyalahkan, mengkhianati, mengadu domba, serta merasa bahwa tindakan yang kita lakukan hanyalah untuk mencari muka, dan sebagainya. Apa yang kita rasakan? Kecewa? Merasa tersakiti? Merasa bodoh mengapa selama ini harus berbuat baik?
Sejak kecil kita telah diajarkan oleh orang tua kita untuk berbuat baik kepada siapa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, kita merasakan bahwa ternyata kebaikan kita tidak selalu dibalas dengan kebaikan oleh orang-orang.
Apakah kita tidak perlu lagi berbuat kebaikan? Tentu saja bukan begitu, Sahabat Tao. Meskipun kita tahu bahwa kebaikan terhadap seseorang tidak selalu dibalas dengan kebaikan oleh orang tersebut, agar kita tidak mengalami kekecewaan, yang diperlukan hanyalah tidak berekspektasi atau mengharapkan balasan kebaikan dari orang tersebut. Namun, lakukanlah kebaikan layaknya matahari yang menyinari hari-hari kita tanpa mengharapkan imbalan. Kita tidak bisa mengatur bagaimana seharusnya orang lain bersikap kepada kita, tetapi kita bisa memilih untuk tidak membalas kejahatan yang dilakukan orang lain dan tetap berbuat kebaikan. Seperti yang kita ketahui, kejahatan apabila dibalas dengan kejahatan tidak akan ada habisnya. Dengan memahami hal ini, kita sebagai umat Tao yang memiliki wu dapat merasakan kebahagiaan dari perbuatan baik yang kita lakukan. Jangan berfokus pada segelintir orang tersebut, melainkan fokuslah pada orang-orang yang menikmati kebaikan yang telah kita perbuat. Kita tidak bisa memuaskan semua orang karena pandangan dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda.
Sesuai dengan ajaran agama Tao, tentunya setiap kali sebelum kita membuat suatu keputusan untuk kepentingan umum, kita seharusnya memikirkan hal terbaik yang bisa kita berikan kepada sesama, baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja, maupun lingkungan masyarakat. Namun, sebesar apa pun upaya yang telah kita lakukan, akan selalu ada pihak yang merasa tidak puas dengan keputusan yang kita buat.
Hidup ini tidak dapat lepas dari berbagai masalah yang senantiasa datang menghampiri. Oleh karena itu, jalan terbaik adalah menghadapinya karena hal tersebut akan membuat kita menyadari bahwa kita mampu, kita bisa, dan kita cukup kuat untuk melewatinya. Tetaplah berbuat kebaikan layaknya cahaya mentari yang menyinari dunia.
