Lebih Penting Berusaha atau Sembahyang?

Sahabat Tao, mana yang lebih penting dalam hidup ini,  berusaha atau berdoa? Mungkin kebanyakan dari kita berpikir bahwa berusaha lebih baik daripada sembahyang atau berdoa. Berikut beberapa kasus yang bisa direnungkan.

  • Kasus A, ada sebuah kecelakaan pesawat yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Bayangkan apa yang terjadi beberapa saat sebelum pesawat tersebut jatuh. Apa yang bisa dilakukan sebelum pesawat jatuh?
  • Kasus B, ada perampok bersenjata masuk ke dalam rumah. Kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh orang yang ada di dalam rumah tersebut?
  • Kasus C, ketika mengalami kejadian yang membuat syok, apakah kita bisa dengan mudah melupakan kejadian tersebut? Apakah kita bisa langsung menjalankan hari seperti biasa, makan dan beristirahat seperti biasa?

Ketiga contoh kasus di atas, dapatkah menggeser pandangan bahwa sembahyang atau berdoa merupakan hal yang penting? Tidak seperti pelajaran matematika, yang mana 1 + 1 sudah pasti jawabannya 2, semua hal di dunia ini tidak ada yang pasti. Apakah semua yang kita usahakan pasti akan sesuai dengan rencana? Tidak pasti. Apakah dengan tidak ikut campur dalam sebuah masalah kita pasti akan selamat? Tidak pasti. Oleh karena itu, berusaha merupakan sebuah keharusan, sedangkan berdoa merupakan upaya untuk memasrahkan semua yang telah kita usahakan dan menyerahkannya kepada semesta, Tao (道), atau Tian untuk diproses.

Sikap menyerahkan semua yang kita kerjakan kepada semesta bukan berarti pasrah tanpa berbuat apa-apa, melainkan berusaha sebaik-baiknya dan menerima hasilnya dengan lapang dada. Beruntungnya, kaum xiu Dao (修道) telah diberikan bekal untuk berkomunikasi dengan dimensi Dewa-dewi yang dapat menolong kita ketika manusia lain tidak mampu menolong. Terkadang, dalam situasi genting Dewa-dewi mau membantu kita melewatinya.

Salah satu hal tersulit di dunia ini ternyata bukanlah mencari uang, berbakti, atau memanjat gunung tertinggi, melainkan mengubah pemikiran seseorang. Kebanyakan manusia sudah memiliki pola pikir yang mendarah daging dan sangat sulit diubah. Kesulitan mengubah seseorang tidak hanya terjadi pada orang yang sudah tua, tetapi juga pada orang dewasa, remaja, bahkan anak-anak. Dengan kata lain, hampir semua manusia di dunia ini sangat sulit untuk diubah. Ada pepatah yang mengatakan, “Lebih baik memindahkan gunung daripada mengubah sifat manusia.”

Betapa pun sulitnya mengubah sifat manusia, hal itu bukan berarti mustahil. Berusahalah dengan lebih keras dengan cara memberitahu, mencontohkan, dan mendoakan orang tersebut. Biarlah bantuan Dewa-dewi yang mengubah hati seseorang. Perlu diingat bahwa sebanyak apa pun usaha yang telah kita lakukan, hasilnya tetap bergantung pada orang yang bersangkutan, apakah ia ingin berubah atau tidak. Namun, usaha terbaik yang disertai sembahyang kepada Dewa-dewi dapat menjadikan segala sesuatu mungkin.

Sebagai penutup, ada sebuah kisah nyata dari seorang taoyu, sebut saja Ny. A. Suami dari Ny. A, yaitu Tn. A, sangat suka minum minuman beralkohol. Karena Ny. A sangat tidak menyukai kebiasaan Tn. A yang gemar minum-minum, berbagai cara telah ia lakukan, seperti menasihati, mencarikan lingkungan pergaulan baru yang tidak suka minum-minum, dan banyak lagi. Bertahun-tahun telah ia lewati, tetapi belum ada perubahan pada Tn. A.

Singkat cerita, seorang teman mengajak Ny. A dan Tn. A untuk mengikuti daoyin (tao ying). Sejak hari tao ying hingga kurang lebih tiga bulan kemudian, Ny. A terus-menerus mendoakan suaminya agar berhenti minum minuman beralkohol, dan ternyata berhasil. Anehnya, selama tiga bulan tersebut Ny. A sama sekali tidak pernah menegur atau menasihati Tn. A. Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata Tn. A berhenti minum karena diminta oleh Hu Fa Shen.

Berdasarkan cerita di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa usaha terbaik merupakan sebuah keharusan dan sembahyang juga merupakan sebuah usaha untuk menghadapi hal-hal yang tidak dapat kita prediksi dalam kehidupan. Pertolongan dari Dewa-dewi mampu mengubah hati manusia ataupun menghadirkan sebuah keajaiban. Jadi, mana yang lebih penting, usaha atau sembahyang? Keduanya sama-sama penting dan saling melengkapi.