Tahun baru selalu dipenuhi harapan-harapan baru. Tahun Baru Imlek pun demikian, selalu sarat dengan harapan-harapan baru, antara lain harapan untuk memperoleh keberuntungan, kesuksesan, serta terhindar dari segala petaka dan bencana.
Banyak ucapan untuk menyambut Tahun Baru Imlek yang mengungkapkan harapan-harapan baik, antara lain: 心想事成 (xīn xiǎng shì chéng), yang artinya semua harapan menjadi kenyataan; 万事如意 (wàn shì rú yì), yang artinya segala sesuatu berjalan sesuai harapan; 吉祥如意 (jí xiáng rú yì), yang artinya penuh keberuntungan dan sesuai harapan; 避凶趋吉 (bì xiōng qū jí), yang artinya menghindari bencana dan menuju keberuntungan; serta 年年有余 (nián nián yǒu yú), yang artinya berkelimpahan sepanjang tahun.
Sembahyang kepada Dewa-dewi menjadi kegiatan wajib untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Kelenteng-kelenteng dipenuhi umat yang bersembahyang menyambut tahun yang baru, memohon kepada Dewa-dewi yang mulia agar melimpahkan rezeki dan keberuntungan serta menghindarkan dari segala petaka dan bencana. Hal ini merupakan tradisi yang baik karena masyarakat Tionghoa masih mengingat leluhur dan Dewa-dewi. Tentu saja Dewa-dewi yang welas asih senantiasa melimpahkan berkah kepada umat yang tulus hatinya.
Umat yang xiu Dao (修道) memiliki cara khusus dalam menyambut Tahun Baru Imlek melalui sembahyang kepada Dewa-dewi, yaitu Yíng Shén Jiē Fú (迎神接福) yang secara harfiah berarti menyambut Dewa-dewi untuk menerima rezeki. Tata cara sembahyang serta persiapan yang diperlukan dapat dibaca pada artikel terkait di https://taotsm.org/ying-shen-jie-fu/. Umat Tao dapat merasakan langsung berkah Dewa-dewi saat menyongsong tahun baru sehingga satu tahun ke depan dapat dijalani dengan mantap dan penuh keceriaan.
Umat yang xiu Dao juga menjalani xiū xīn yǎng xìng (修心养性), yakni senantiasa merevisi batin agar menjadi lebih hening dan jernih sehingga semakin siap menerima rezeki dari Dewa-dewi yang mulia. Batin yang bersih dan hening tidak hanya membawa kedamaian jiwa, tetapi juga memperoleh respons positif dari alam semesta sehingga dapat terhindar dari petaka dan bahaya serta mencapai keharmonisan dengan alam. Proses latihan Dǎo Yǐn Shù (导引术) yang disertai xiu xin yang xing secara berkelanjutan akan membawa kehidupan raga dan sukma yang lebih bermakna.
Tao (道) adalah jalan kebenaran yang harus ditempuh oleh umat manusia. Dewa-dewi menyatu dengan Tao. Manusia diharapkan dapat mempelajari Tao supaya bisa seperti Dewa-dewi yang mulia, mendapatkan kesempurnaan dan kekal abadi sepanjang masa. Kehidupan manusia yang hanya berlangsung beberapa puluh tahun ini, jika berkesempatan mempelajari Tao tentu akan menjadi jauh lebih bermakna. Harapan untuk mencapai kehidupan yang penuh berkah di dunia sesungguhnya hanyalah sebagian kecil karena masih ada harapan untuk menyempurnakan jiwa hingga mencapai kesempurnaan dan kekekalan. Terlahir ke dunia dapat dijalani dengan penuh berkah dan keceriaan, kemudian saat meninggalkan dunia jiwanya memperoleh kekekalan sebagai Dewa-dewi yang mulia.
Kejar kesempurnaan, hati mantap ke Taonya.
Hindari bencana kehidupan, hanyalah Dewa-dewi lindungi kita.
(Siu Tao menuju Kesempurnaan)
