Pada masa Dinasti Jin Timur, di daerah Qi Qu Shan (七曲山), Kabupaten Zi Tong (梓潼), Provinsi Si Chuan (四川), hiduplah seorang tokoh Tao bernama Zhang Ya Zi (张亚子). Pada masa itu, wilayah Zi Tong mengalami ketidakstabilan akibat berbagai peperangan yang berlangsung selama beberapa dekade, termasuk konflik antara Cheng Han dan Dinasti Jin Timur yang akhirnya dimenangkan oleh Dinasti Jin Timur. Selain itu, wilayah tersebut juga menghadapi tekanan politik dan militer dari negara Qin yang dipimpin oleh Kaisar Fu Jian. Pada periode ini, Zhang Ya Zi aktif sebagai pemimpin militer setempat yang berjuang mempertahankan wilayah Zi Tong dari invasi negara Qin.
Zhang Ya Zi dikenal sebagai sosok yang berbakti kepada orang tua, menjunjung tinggi moralitas, serta menegakkan keadilan dan kebajikan. Dengan memahami situasi dan kondisi pada masa itu, Zhang Ya Zi berjuang menjaga keamanan dan stabilitas daerah agar masyarakat dapat memperoleh pendidikan dan mengembangkan kebudayaan.
Di kemudian hari, Zhang Ya Zi dipuja oleh masyarakat setempat sebagai Zi Tong Shen (梓潼神) karena jasa-jasanya dalam membantu masyarakat. Ratusan tahun kemudian, tepatnya pada masa Dinasti Yuan, Zhang Ya Zi secara resmi dianugerahi gelar Wen Chang Di Jun (文昌帝君), yaitu dewa di bidang sastra dan pendidikan. Berikut ini beberapa gelar kehormatan yang diberikan kepada Zhang Ya Zi sepanjang sejarah.
- Kaisar Xuan Zong (玄宗) dari Dinasti Tang memberikan gelar Zuo Cheng Xiang (左丞相).
- Kaisar Xi Zong (僖宗) dari Dinasti Tang memberikan gelar Ji Shun Wang (济顺王).
- Kaisar Zhen Zong (真宗) dari Dinasti Song memberikan gelar Ying Xian Wu Lie Wang (英显武烈王).
- Kaisar Guang Zong (光宗) dari Dinasti Song memberikan gelar Zhong Wen Ren Wu Xiao De Sheng Lie Wang (忠文仁武孝德圣烈王).
- Kaisar Li Zong (理宗) dari Dinasti Song memberikan gelar Shen Wen Sheng Wu Xiao De Zhong Ren Wang (神文圣武孝德忠仁王).
- Kaisar Ren Zong (仁宗) dari Dinasti Yuan memberikan gelar Fu Yuan Kai Hua Wen Chang Si Lu Hong Ren Di Jun (辅元开化文昌司禄宏仁帝君).
Sejak sistem ujian negara berkembang pada masa Dinasti Tang, kaum terpelajar bersembahyang untuk memohon kejernihan pikiran dan ketenangan batin agar dapat mengikuti ujian dengan baik. Pada masa lalu, para peserta ujian negara juga memohon perlindungan selama perjalanan menuju ibu kota atau kota besar lainnya untuk mengikuti ujian. Para pejabat sipil turut memohon agar dapat menjalankan tugas dengan bijaksana dan membangun karier yang berlandaskan moralitas.
Tradisi ini terus berlanjut hingga saat ini. Peserta ujian masuk perguruan tinggi Gao Kao (高考) di Tiongkok serta peserta ujian di Taiwan dan wilayah lain juga mengunjungi kelenteng untuk memohon berkah kepada Wen Chang Di Jun. Begitu populernya pemujaan terhadap Wen Chang Di Jun sehingga masyarakat Tionghoa hingga saat ini masih mengenal ungkapan “北孔子,南文昌” (Běi Kǒng Zǐ, Nán Wén Chāng), yang berarti “Konfusius di Utara, Wen Chang di Selatan”.
Menurut mitos yang berkembang sejak zaman dahulu, umat yang bersembahyang dan memohon berkah kepada Wen Chang Di Jun terkadang membawa persembahan berupa bahan makanan yang memiliki makna simbolis. Di antaranya adalah:
- Daun bawang (葱, cōng): melambangkan kepintaran/kecerdasan (聪明, cōngmíng).
- Seledri (芹菜, qíncài): melambangkan kerajinan/ketekunan (勤奋, qínfèn).
Bagi kalangan terpelajar pada masa lalu, karier di bidang pemerintahan sipil merupakan salah satu jalan untuk mencapai kemakmuran. Oleh karena itu, Wen Chang Di Jun sering kali dianggap sebagai Wen Cai Shen (文财神), yaitu dewa rezeki yang berkaitan dengan jabatan dan karier di bidang sipil.
Pemujaan terhadap Wen Chang Di Jun berpusat di Zi Tong, Si Chuan, kemudian menyebar ke daerah sekitarnya, seperti Gan Su dan Shan Xi, serta ke wilayah Jiang Nan dan Bei Jing, yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan. Seiring dengan migrasi masyarakat Tionghoa ke Taiwan dan berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, altar untuk menghormati Wen Chang Di Jun pun dapat ditemukan di banyak kelenteng. Altar Wen Chang Di Jun juga terdapat di Taokuan Sinar Agung Tao di Palembang dan Sinar Kasih Tao di Magelang. Hari kebesaran Wen Chang Di Jun diperingati setiap tanggal 3 bulan kedua dalam penanggalan Imlek (二月初三).
