AMBISI

Seringnya masyarakat mengaitkan kata “ambisi” dengan sesuatu yang negatif. Padahal ambisi diperlukan sebagai dorongan yang bisa menggerakkan seseorang untuk melakukan apa yang diharapkan. Ambisi adalah faktor penting untuk meraih sukses, namun ambisi berlebihan juga bisa jadi kurang baik.

Di zaman sekarang yang makin kompetitif, persaingan terjadi di segala bidang, mulai dari sekolah, pacaran, kerjaan, usaha dan sebagainya, menjadikan tuntutan dan target untuk mencapai segala sesuatu makin tinggi dan luas, dan semuanya memerlukan ambisi. Ambisi terlalu tinggi menimbulkan kekecewaan manakala tuntutan dan target tidak tercapai.

Kelola Ambisi dengan Pengendalian

Ambisi diperlukan sepanjang hidup—tanpa ambisi, manusia tidak akan terdorong untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Memiliki sifat ambisius itu baik, yang tidak baik adalah ketika kita tidak mampu mengendalikannya, maka selalu ingatkan kepada diri kita agar bisa selalu mengelola ambisi dengan baik.

Berusaha & Kenali Kemampuan

Seseorang yang ambisinya tinggi akan berusaha mencapai keinginannya. Yang perlu digarisbawahi adalah kata “berusaha”. Ini menunjukkan adanya sikap mengenali kemampuan diri sendiri, pantang menyerah, atau menciptakan strategi positif tertentu untuk mencapai keinginannya.

“Ambisius” menjadi baik ketika seseorang bisa memanfaatkannya di bidang yang ditekuni. Dengan adanya ambisi, seseorang menjadi lebih bergairah dalam mencapai tujuan hidup. Ambisi memberikan dorongan energi untuk mencapai prestasi ataupun mengeluarkan potensi yang terbaik dalam diri seseorang.

Meskipun demikian, ambisi bisa menjadi sesuatu yang buruk ketika seseorang sudah terjebak di dalamnya, sehingga melupakan hal-hal penting lain dalam hidupnya. Ambisi juga harus disertai dengan kemampuan yang mencukupi. Tanpa itu, seseorang cenderung menggunakan cara-cara yang salah untuk mewujudkan ambisinya.

Berikan komentar

2 × 1 =