Kemauan Menjadi Kemampuan

Kemauan adalah keinginan atau dorongan untuk melakukan sesuatu, yang juga adalah suatu perasaan atau keyakinan yang muncul dari lubuk hati manusia. Kita akan berusaha semaksimal mungkin melakukan sesuatu yang terbaik, walaupun kemampuannya sendiri biasa-biasa saja, bahkan kurang. Berbeda dengan seseorang yang memiliki kemampuan, tapi tidak ada niat atau kemauan untuk melakukan apapun, maka kemampuannya tidak dipergunakan dengan baik.

Terkadang banyak orang yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Akan tetapi, keinginan/kemauannya tidak berjalan seiring dengan kemampuannya, terlebih lagi ketika seseorang yang memiliki kemampuan, tapi tidak ada sedikitpun kemauan di dalam dirinya, kemampuannya itu tidaklah berguna atau tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Namun sebaliknya, jika kita memiliki kemauan, dan kita tahu kemampuan yang dimiliki tidak seberapa, bukan hal yang mustahil akan mengalahkan orang yang memiliki kemampuan lebih dari kita. Hal itu dikarenakan—sebelum melakukan sesuatu hal yang wajib dan yang memang harus kita kerjakan, timbul niat, perasaan dan keinginan terbesarnya untuk melakukan hal tersebut, dan kemampuan akan otomatis terlihat dari usaha kerasnya.

Janganlah berkecil hati dengan kemampuan yang kita miliki. Seiring berjalannya waktu, kemampuan yang kita usahakan terus dengan niat/kemauan yang tinggi, kemauan akan lebih dahsyat dibandingkan kemampuan tanpa kemauan.

“Batu yang ditetesi air secara terus-menerus, maka lama-kelamaan akan menjadi cekung, bahkan berlubang”; hal ini mengajarkan bahwa dalam menuntut ilmu ataupun mengerjakan sesuatu, kerjakanlah dengan kemauan yang kuat.

Persiapan dasar agar kemauan bisa menjadi kemampuan:

  1. Teguhkan/kokohkan niatnya;
  2. Memiliki kemauan untuk belajar;
  3. Mengetahui apa yang ingin dicapai.

Berikan komentar

4 × three =