Siu Tao (修道) bukanlah melakukan hal yang aneh, melainkan sebuah pekerjaan nyata yang dimulai dengan memerhatikan kesehatan raga dan jiwa. Raga yang sehat merupakan modal dasar bagi perjalanan panjang siu Tao. Raga ini diumpamakan sebagai rumah yang dihuni oleh jiwa. Andaikan rumah kita memiliki banyak kebocoran, kotor, dan berantakan, bagaimana rasanya kita menghuni rumah tersebut? Kita pasti akan merasa tidak aman, tidak nyaman, dan tentunya tidak tenang. Akan tetapi, berbeda jika rumah kita terawat baik, bersih, aman, nyaman, dan mampu melindungi kita di dalamnya, maka diri kita pun akan merasa tenang tinggal di dalamnya. Begitu pula raga ini. Jika terawat, kokoh, dan sehat, maka jiwa kita juga akan betah dan tenang berada di dalam raga.
Dalam perjalanan siu Tao, kita perlu terus-menerus merevisi diri. Cara termudah untuk merevisi diri adalah dengan membuang sedikit demi sedikit sifat dan kebiasaan yang mengganggu kesehatan. Sifat-sifat seperti apa yang dapat mengganggu kesehatan? Yakni sifat-sifat emosional negatif yang umumnya dianggap kurang baik di masyarakat, misalnya iri, dendam, mau menang sendiri, keras kepala, pembenci, mudah tersinggung, terlalu kikir, pemarah, pemalas, dan sebagainya. Kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan umumnya adalah kebiasaan yang secara langsung berpengaruh terhadap kesehatan, antara lain merokok, minum minuman keras, makan dan tidur tidak teratur, serta mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan.
Selanjutnya, seorang siu Tao mengerti cara melatih diri melalui latihan gerak badan kedewaan (shen gong), latihan pernapasan (qi gong), dan latihan meditasi (jing zuo gong). Ketiganya secara bergantian memiliki peran yang berbeda saat kita berlatih.
Shen gong merupakan gerak badan yang bermanfaat untuk melenturkan otot-otot tubuh melalui gerakan yang bervariasi, seperti senam gerak badan. Gerakannya biasanya dimulai dari tangan, kemudian sesuai petunjuk dapat dilanjutkan dengan menggerakkan bagian-bagian tubuh lainnya seperti kepala, badan, dan seluruh tubuh. Dengan otot-otot yang relaks dan lentur, diharapkan peredaran darah menjadi lancar.
Qi gong merupakan latihan pernapasan yang secara umum berguna untuk menambah oksigen di paru-paru dan dalam peredaran darah. Saat tubuh sudah mulai relaks dan lentur, ditambah dengan oksigen dalam paru-paru dan darah yang cukup, maka diharapkan saluran-saluran pembuluh darah pun menjadi lancar dan sehat.
Jika shen gong dan qi gong lebih banyak berfokus pada kesehatan raga, maka jing zuo gong lebih berperan untuk kesehatan mental dan jiwa. Prinsipnya adalah memfokuskan pikiran agar tidak liar dan tidak dipenuhi gangguan pikiran yang tidak berguna. Pikiran sadar berhenti bekerja, dan bawah sadar diberi kesempatan untuk aktif. Konon, proses meditasi yang rutin dijalankan akan membawa ketenangan, kecerdasan batin, serta kekuatan bawah sadar yang luar biasa. Alhasil, seseorang tidak mudah stres atau depresi dan mampu mengendalikan diri secara otonom.
Tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat merupakan idaman setiap orang. Siu Tao membantu kita mewujudkannya menjadi kenyataan. Inilah sebabnya dikatakan bahwa siu Tao adalah pekerjaan yang konkret, didasarkan pada teori dan cara yang memang nyata, dapat dijalankan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesehatan tubuh dan jiwa.
Setelah kita mengerti, maka siu Tao bukan lagi tentang mencari hal yang aneh, melainkan memulai dari memperbaiki dasar diri secara terus-menerus. Dengan demikian, kehidupan yang sehat dan bahagia bukanlah mimpi kosong belaka.
Yang belajar Tao harus dapat menikmati penghidupan.
Hidup mereka patut bersinar menyilaukan mata.
(Siu Tao menuju Kesempurnaan)
