Dimensi Gaib

Dimensi gaib yang dimaksud di sini adalah dunianya makhluk gaib. Orang-orang percaya bahwa di luar dunia nyata ada kehidupan makhluk yang tidak kasat mata, yaitu makhluk gaib. Keberadaan makhluk gaib ini oleh orang awam sering digambarkan menakutkan. Cerita-cerita dan film-film horor umumnya menggambarkannya secara berlebihan dalam bentuk takhayul yang menakutkan. Akibatnya, karena ditanamkan sejak kecil, banyak orang yang bahkan hingga dewasa pun masih belum memahami secara objektif, akhirnya hanya memikul ketakutan secara takhayul.

Adapun makhluk-makhluk gaib di dalam pandangan penulis adalah sebagai berikut:

1. Entitas agung, adalah kategori makhluk gaib yang memiliki kualitas tertinggi. Di dalam Agama Tao diwakili oleh “Yi Huang Ta Ti” (Tuhan YME) dan Dewa-Dewi”. Beliau ini memiliki sifat-sifat agung dan positif. Keberadaan-Nya adalah sebagai pencipta, pelindung, dan pengayom manusia. Jadi keberadaan-Nya adalah sebuah anugerah, bukan untuk ditakuti atau dijauhi.

2. Arwah leluhur pendahulu kita. Secara positif, semua arwah leluhur atau pendahulu kita dianggap baik dan secara logis dianggap menyayangi dan peduli pada sanak familinya yang hidup di dunia. Bagi orang Tao, leluhur pendahulu kita ini mendapat tempat yang sangat dihormati dan dianggap memiliki ikatan kuat. Sehingga sangat wajar bagi orang Tao bersikap sangat menghormati beliau-beliau ini. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk takut terhadap arwah leluhur. Namun, di satu sisi, penghormatan terhadap beliau juga jangan menjadi kompensasi menunjukkan bakti, karena bakti yang benar justru adalah yang diamalkan pada saat beliau masih hidup bersama kita.

3. Arwah orang-orang yang kita kenal semasa hidupnya. Terhadap arwah orang yang kita kenal semasa hidupnya pun, kita tidak perlu ada rasa takut, karena orang Tao dianjurkan selalu menghargai dan menghormati orang lain. Otomatis orang Tao banyak temannya, jika ada teman yang mendahului, tentu arwah mereka juga bersifat bagaikan teman, tetap kita hormati dan tidak perlu menjadi hal yang menakutkan. Jika semasa hidup ada konflik pun kita dapat selesaikan dengan lebih mudah, karena mereka sudah berada di dimensi yang berbeda dan mereka lebih mengerti.

4. Roh atau arwah manusia yang tidak ada hubungan dengan kita. Di dunia ini, tiap hari ribuan orang meninggal dunia. Terhadap roh dan arwah yang tidak ada hubungan dengan kita ini, kita juga tidak memiliki alasan untuk takut, karena memang tidak ada hubungan. Justru bagi yang sudah siutao, mengerti dan memiliki kemampuan tertentu, dalam kasus-kasus luar biasa, mereka bisa menolong kondisi arwah dengan doa dan cara-cara tertentu.

5. Roh penasaran atau arwah gentayangan, ini adalah kategori roh atau arwah yang meninggal akibat suatu kejadian yang tidak wajar atau mungkin belum waktunya, sehingga mereka bagaikan kebingungan tidak jelas. Terhadap roh yang demikian, orang siutao tidak perlu takut. Bagi yang siutao dan sudah mencapai level tertentu, jika kebetulan bertemu arwah seperti ini, umumnya arwah ini sedang membutuhkan bantuan.

6. Roh atau arwah penunggu. Masyarakat awam mempercayai bahwa ada tempat-tempat tertentu yang dihuni oleh roh penunggu. Bagi orang Tao, ini juga bukan hal yang perlu ditakuti, karena orang siutao diajarkan prinsip-prinsip sopan santun, etika, dan kerendahan hati. Jadi jika kebetulan berkunjung ke suatu tempat yang ada penunggunya, maka orang Tao sudah seharusnya tidak akan menjadi gangguan bagi roh penunggu ditempat itu. Bahkan dengan kemampuan tertentu, malah bisa menjadi teman. Otomatis tidak ada alasan untuk takut. Namun, tetap harus selalu sensitif dan tidak sembarangan, serta mengikuti tata krama setempat.

7. Arwah pendendam, arwah iseng, dan arwah jahat. Jika kategori ini ada, maka anggap saja mungkin arwah kategori ini asalnya dari orang yang semasa hidupnya jahat, iseng, atau yang meninggalnya akibat orang lain hingga dia dendam. Terhadap arwah yang demikian (jika ada), maka orang Tao juga tidak perlu terlalu khawatir bahkan takut. Pertama, karena sebagai orang Tao yang belajar kebaikan, seharusnya tidak memiliki musuh yang sampai menjadi arwah dendam dengan kita. Kita juga tidak pernah mengusili orang hingga meninggal. Terhadap arwah jahat pun, kita yang siutao ini akan dilindungi oleh Dewa dan banyak teman di dimensi lain, serta punya cara menangkalnya. Dalam pandangan orang Tao, selama kita selalu baik dan positif, kejahatan pun akan menjauhi atau berkurang. Jadi tidak perlu menjadi paranoid dan memikul ketakutan.

8. Jin atau siluman. Konon ada kategori Ini, yaitu makhluk dimensi lain yang dianggap sudah berumur tua (konon ratusan bahkan ribuan tahun), memiliki bentuk-bentuk dan ukuran yang tidak lazim dan dianggap menempati bahkan menguasai tempat-tempat tertentu. Terhadap makhluk kategori ini, orang siutao tidak perlu takut atau memandang negatif. Karena pada prinsipnya, kita dan mereka berada di dimensi berbeda, jadi tidak ada kaitan secara langsung. Jika kebetulan harus memasuki area mereka pun, orang Tao tetap mengutamakan prinsip menghormati dan menghargai dan tidak sembarangan. Walaupun orang Tao dianggap memiliki kekuatan, kerendahan hati adalah kekuatan yang paling disukai dimensi apapun. Jadi sebagai orang Tao, kita justru bisa menjadi teman bagi mereka.

9. Alien atau makhluk luar angkasa. Makhluk kategori ini, sampai sekarang masih dalam penelitian. Oleh manusia, makhluk ini dipercaya mungkin ada, ada bukti-bukti yang diangggap berkaitan dengan keberadaan makhluk luar angkasa namun belum ada kesimpulan yang mutlak. Anggap saja jika ada, maka sebagai orang Tao, kita juga tidak perlu khawatir dan menakuti diri terhadap makhluk luar angkasa ini. Umumnya makhluk luar angkasa dianggap memiliki teknologi dan peradaban lebih tinggi dari kita. Nah, jika siutao tujuannya meningkatkan kualitas diri melebih manusia pada umumnya, maka “jika” makhluk luar angkasa ternyata “ada”, maka orang siutao-lah yang akan dihubungi mereka untuk diajak berkomunikasi dan berteman.

Dari semua penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa siutao dengan selalu meningkatkan kualitas diri tetap menjadi suatu proses yang paling berguna buat manusia di dunia ini. Keberadaan dimensi-dimensi lain, baik yang berkaitan maupun yang tidak ada kaitan dengan kita, tetap tidak perlu ditakuti, melainkan seharusnya bisa kita mengerti dan sikapi secara positif.

Berikan komentar

14 − 1 =