Meraih Impian dan Belajar Tao Sejak Muda

“Manusia mengikuti bumi. Bumi mengikuti langit. Langit mengikuti Tao. Tao mengikuti dirinya sendiri.”
Dao De Jing, bab 25

Hidup bukan tentang mengejar waktu, melainkan menyadari waktu. Bukan tentang berlari terburu-buru, tetapi berjalan seirama dengan alam. Namun, hal ini bukan berarti kita pasif. Justru Tao mengajarkan kita untuk tidak menyia-nyiakan momen. Dalam setiap perubahan ada kesempatan. Dalam setiap hari yang berlalu ada Tao yang menuntun.

Masa muda seperti mata air yang baru mengalir dari gunung: jernih, kuat, dan penuh arah. Namun, jika tidak diarahkan dengan bijak, ia dapat tersesat, menggenang, atau bahkan mengering. Berpacu dengan waktu dalam Tao bukanlah melawan arus, melainkan mengalir bersama waktu dengan kesadaran penuh, bertindak tanpa tergesa, tetapi juga tidak menunda hal yang baik.

Demikian pula ketika muncul kesempatan untuk belajar Tao, seharusnya kita tidak menunda kesempatan baik ini. Bukankah belajar Tao pada masa muda lebih baik? Saya ingin berbagi kisah masa muda saya. Dahulu saya mempunyai impian, tetapi impian itu tidak tercapai pada masa sekarang. Mengapa demikian? Ini karena saya sering menunda-nunda dalam meraih impian tersebut. Saya terlalu berfokus pada masa lalu dan membayangkan masa depan yang seharusnya berjalan sesuai keinginan saya.

Sekarang saya mulai memahami bahwa tidak perlu berfokus pada masa lalu atau masa depan. Saya seharusnya berfokus menjalani proses kehidupan pada masa sekarang. Lupakan masa lalu; anggap saja sebagai bahan pembelajaran untuk menjalani proses kehidupan saat ini. Adapun masa depan, kita tidak tahu akan berjalan seperti apa.

Saya pribadi sangat berharap kaum muda tidak menunda impian mereka. Saya berharap kaum muda dapat meraih impian tersebut. Go beyond your dream and pursue your happiness. Demikian pula ketika mendapatkan kesempatan untuk belajar Tao. Belajar Tao itu bukan sekadar belajar bersembahyang. Masih banyak aspek kehidupan yang perlu dipahami. Belajar Tao juga berarti belajar memahami makna kehidupan.

Belajar Tao menunjang kehidupan kita, apalagi jika memulainya sejak muda, kelak kita tidak akan bersikap sembrono dalam menjalani kehidupan. Akhir kata, dengan selalu mengingat slogan Go beyond your dream and pursue your happiness, kita tidak akan tertinggal oleh waktu. Ingatlah, waktu terus berjalan. Ambillah keputusan yang tepat demi kebahagiaan hidupmu. Jangan sia-siakan masa mudamu!

Waktu adalah sungai dan Tao adalah arusnya.
Jika kita melawan, kita lelah.
Jika kita mengikuti, kita sampai tujuan kita.