Kejodohan

Saat mendengar kata “jodoh”, yang muncul dalam pikiran sebagian besar orang biasanya adalah “pasangan”. Padahal, kejodohan tidak hanya menyangkut pasangan, tapi juga orang-orang lain yang muncul dalam hidup kita.

Kejodohan dalam keluarga, saudara, atau kawan—ada yang baik ada yang buruk, semua berkaitan erat dengan perjalanan masa lalu kita. Orang-orang yang kita temui dalam hidup sekarang memiliki ikatan perasaan dengan kita di masa lalu. Mungkin saja ada urusan yang belum selesai. Mungkin juga ada hutang yang belum dilunasi. Mungkin juga ada janji yang belum terpenuhi. Mungkin juga pernah ada hutang budi. Apapun itu dapat terbawa terus dalam rantai reinkarnasi hidup setiap manusia.

Dalam hal kejodohan yang baik, tentu semua orang menginginkannya. Misalnya, kita bisa bertemu kawan akrab yang tak terpisahkan. Atau sahabat karib yang sudah seperti saudara sendiri. Atau kita punya orang tua yang begitu memperhatikan dan membesarkan kita. Atau pasangan serasi yang langgeng dan begitu mencintai kita. Binalah kejodohan ini dan jaga baik-baik agar hubungan terus berlanjut tidak terputus.

Dalam hal kejodohan yang buruk, hindarilah sebisanya. Misalnya, ada pacar yang berpengaruh tidak baik atau memperlakukan kita dengan tidak baik. Lebih baik akhiri saja. Namun, ada kalanya kejodohan buruk ini begitu erat sehingga tidak bisa dihindari, akan terus mengikuti kita. Jika begini, selesaikanlah kejodohan ini, jangan sampai terbawa lagi ke kehidupan selanjutnya. Lunasi segala hutang, janji, urusan yang mungkin ada, dan jangan membuat urusan baru. Misalnya, jika kita dilahirkan dalam keluarga yang “rusak”, dengan orang tua yang tidak merawat dan membesarkan kita, dalam hal ini kita tetap tidak bisa lari, karena mereka tetaplah orang tua kita. Penuhi kewajiban dan tanggung jawab sebagai anak terhadap mereka, dengan begitu, ikatan jodoh buruk ini mungkin saja akan selesai, dan berubah menjadi kejodohan yang baik di kehidupan selanjutnya.

Baik ataupun buruk, kejodohan menentukan siapa-siapa saja yang masuk dan mewarnai hidup kita. Jangan biarkan hal ini mempengaruhi kualitas hidup menjadi turun, semua sudah ada jalannya, sudah ada takdirnya, sudah ada kejodohannya. Hargai dan cintailah orang-orang terdekat kita, serta sebarkan kebaikan, sehingga jaringan kejodohan kita terus membaik menjadi jaringan yang indah.

Berikan komentar

14 − 10 =