Percaya Diri atau Sombong?

Dari sekian banyak karakter positif yang dimiliki seseorang, kepercayaan diri adalah salah satu karakter paling penting yang mungkin berkontribusi dalam kesuksesan seseorang.

Individu yang percaya diri selalu terlihat lebih menarik dan berkarisma dibandingkan dengan yang insecure (tidak percaya diri). Namun, yang penting dipelajari adalah membedakan antara percaya diri dan sombong.

Kepercayaan diri bukanlah kesombongan, juga bukan merasa bahwa diri sendiri lebih baik dari orang lain, melainkan mempercayai bahwa diri sendiri memiliki kemampuan dalam mengatasi/melakukan sesuatu, tanpa memamerkan kelebihannya.

Orang yang percaya diri biasanya tidak banyak kekhawatiran. Ia percaya bahwa dirinya mampu mengatasi dan beradaptasi atas hal apapun—positif atau negatif—yang mungkin muncul.

Ia memiliki pandangan yang luas dan optimis tentang masa depannya, namun tetap bersikap realistis. Ia tidak menunggu kesempatan datang, namun cenderung mencari kesempatan.

Poin yang paling penting adalah orang yang benar-benar percaya diri tidak akan malu mengakui kelemahannya dan mau mengubah diri ke arah yang lebih baik.

Sebaliknya, orang yang sombong cenderung merasa dirinya paling hebat dan berguna. Ia selalu berusaha  menutupi kekurangannya dan menonjolkan kelebihannya pada orang-orang.

Ketika terbukti melakukan kesalahan, orang yang percaya diri dengan berani mengakui kesalahannya dan mundur. Namun, orang yang sombong dengan sifat keras kepalanya akan terus maju dan berusaha membuktikan dirinya benar.

Dalam segala aspek kehidupan, hendaklah menjadi orang yang percaya diri, namun hindarilah menjadi orang yang sombong. Karena kesombongan hanya akan membutakan mata dan menghambat langkah kita menuju kesuksesan.

Berikan komentar

18 − 3 =