Wei Qi (围掑) dan Xiang Qi (象掑)

Wei Qi

Wei Qi adalah permainan catur tradisional Tionghoa. Dalam catatan sejarah kuno dikatakan bahwa Wei Qi ditemukan oleh kaisar kuno Yao yang menggunakan permainan Wei Qi ini untuk melatih putranya yang bernama  Danzhu. Orang kuno menyebut Wei Qi sebagai “Shoutan” atau “Zuoyin”.

Shoutan artinya adalah berbincang-bincang menggunakan tangan. Meskipun tidak ada kata-kata yang diucapkan selama permainan Wei Qi, seorang pemain Wei Qi  bisa membaca pikiran dan suasana hati pihak lain.

Zuoyin artinya adalah dua orang yang berbincang-bincang ketika duduk bersama.  Biji-biji yang ada pada papan catur akan mengungkapkan strategi, perasaan, suasana hati, dan motif kedua pihak yang sedang bermain Wei Qi.

Sehingga, Wei Qi dikenal orang sebagai suatu permainan di mana dua orang yang berhadap-hadapan  mencoba membuka niat masing-masing. Satu gaya permainan dalam Wei Qi mencerminkan kepribadian seseorang, sehingga Wei Qi ini bisa membuka watak dan mentalitas seseorang.

Xiang Qi

Xiang Qi adalah permainan catur tradisional Tionghoa dengan menggunakan 32 pion yang dibagi menjadi dua kelompok warna merah dan hitam. Setiap kelompok warna memiliki 16 pion yang kemudian dibagi lagi menjadi 7 tipe pion. Papan catur terdiri dari sembilan garis menurun dan 10 garis mendatar. 

Ada 99 titik pertemuan di papan dan penempatan pion ada aturan-aturannya. Pada bagian tengah papan ada bagian yang tidak ditandai dengan garis, bagian ini disebut sebagai sungai. Daerah yang ditandai dengan silang adalah sembilan istana. Sistem Xiang Qi sudah  mengalami perubahan dan pembaruan utama selama dinasti Song utara. Tata letak papan catur, nama pion dan peraturan permainan dibuat ulang di masa tersebut, menjadikan Xiang Qi seperti yang kita kenal sekarang ini.

Berikan komentar

two × one =